Wednesday, June 13, 2012

Bentuk-bentuk Konflik

Bentuk konflik 
Bentuk konflik terdiri dari dua, yaitu konflik eksternal dan konflik internal. Konflik eksternal adalah konflik yang terjadi antara seorang tokoh dengan lingkungan alamnya (konflik fisik) atau dengan lingkungan manusia (konflik sosial). 

Konflik fisik disebabkan oleh perbenturan antara tokoh dengan lingkungan alam. Misalnya,seorang tokoh mengalami permasalahan ketika banjir melanda desanya. 

Konflik dalam Alur Cerita

Konflik dalam Alur Cerita

Intisari dari drama/teater adalah konflik. Karena dengan adanya konflik maka cerita tersebut menjadi menarik untuk ditampilkan dan dinikmati. Konflik dapat membuat penonton tertarik untuk terus mengikuti atau menyaksikan pementasan drama. 

Apa itu Konflik? Konflik yaitu terjadinya tarik-menarik antara kepentingan-kepentingan yang berbeda, sehingga lakon berkembang dalam suatu gerak alur yang dinamis. 

Alur dapat dibedakan menjadi tiga bagian utama, yaitu situasi awal atau disebut juga pemaparan, konflik, serta penyelesaiannya. Kemudian, 3 bagian tersebut dibagi kedalam bagian yang disebut adegan dan babak.

Seni tradisi dalam Masyarakat

Seni tradisi dalam Masyarakat 
Disamping gamelan di masyarakat juga berkembang kesenian rakyat yang kemunculannya banyak dilatarbelakangi oleh kepentingan masyarakat. Dari perangkat kerja tradisional kita jumpai permainan lesung sebagai alat penumbuk padi yang selanjutnya dikenal dengan nama Kothekan (Jawa). 

Para petugas ronda memainkan kenthongan dengan berbagai irama pukulan sehingga menimbulkan orkes-kentongan.

Opera Cina

Opera Peking
 
Opera Peking yang disebut sebagai Opera Timur adalah inti sari opera Tiongkok yang tulen, dinamakan opera Peking karena terbentuk di kota tersebut (Beijing dulu dinamakan Peking).

Opera Peking sudah bersejarah 200 tahun lebih, asal usulnya dapat ditelusuri pada beberapa opera daerah yang bersejarah lama, khususnya Huiban, opera daerah yang populer di Tiongkok Selatan pada abad ke-18. 

Pada tahun 1790, Huiban atau rombongan opera Anhui pertama kali datang ke Beijing untuk ambil bagian dalam pertunjukan perayaan hari ulang tahun kaisar. Kemudian disusul banyak Huiban yang berdatangan ke Beijing untuk mengadakan pertunjukkan. Huiban yang mengadakan pertunjukan keliling pandai menyerap lakon dan metode pertunjukkan jenis opera lain. 

Pada akhir abad ke19 dan awal abad ke-20, opera Peking terbentuk melalui proses pembauran selama puluhan tahun, dan menjadi jenis opera yang terbesar Tiongkok.

Abad ke-18 lazim dianggap sebagai masa jaya pertama dalam perkembangan opera Peking. Pada waktu itu, pertunjukan opera rakyat sangat ramai, di istana juga sering diadakan pertunjukan opera. Opera istana dan kerakyatan saling memberikan pengaruh sehingga opera Peking mencapai perkembanga yang luar biasa.

Antara tahun 1920-an dan 1940-an adalah masa jaya kedua opera Peking, ditandai lahirnya banyak aliran opera Peking, dan setiap aliran mempunyai sejumlah besar pemain terkenal yang aktif di panggung-panggung kota besar seperti Shanghai dan Beijing. Panggung seni opera Peking pada masa itu ramai b ukan main.

Pantomim dalam pandangan Aristoteles

Pantomim dalam pandangan Aristoteles

Pantomime
Seni pertunjukan dapat berupa dengan kata-kata maupun tidak dengan kata-kata atau dialog. Salah satu seni pertunjukan yang menggunakan kata-kata adalah drama atau teater. 

Di sisi lain, ada pertunjukan yang penyampaiannya tidak dengan kata-kata tetapi dengan gerak-gerik tubuh. 

Seni Pertunjukan yang hanya dengan gerak-gerik melalui bahasa tubuh bahkan cenderung bisu ini oleh Aristoteles disebut sebagai pantomime (Richard Levin,1960) Untuk itu, perlu dimengerti bahwa seni gerak-gerik yang tidak bersuara telah memiliki umur yang panjang.

Friday, June 8, 2012

Permainan teater

Bermain teater

Beberapa macam permainan yang bertujuan untuk melatih teater anak-anak.

Ada permainan Three Ways Conversation, dimana tiga pemain berdialog bersamaan, dua pemain saling tanya jawab, sementara seorang pemain lainnya terus menerus mendesak dengan dialognya sendiri dengan topik yang berbeda.

Dinamika yang terjadi dalam permainan ini memberikan pelajaran bermakna, bagaimana menciptakan sebuah pertunjukan hanya dengan skenario sederhana.

Tuesday, May 29, 2012

penguatan karakter pemain/ aktor


Memperkuat karakter seorang aktor

Seorang aktor tentu saja ingin setiap peran yang dia mainkan menjadi kuat dan ber"nas". Sutradara tentu saja telah mengupayakan bagi para aktornya menemukan "jalan" dalam mendekati dan memasuki peran tersebut melalui latihan-latihan yang dilakukan.

Salah satu cara ialah dengan ber monolog. Akan tetapi ini bukan monolog biasa, ini adalah monolog yang bisa menggali apa yang ada dalam benak dan pikiran si aktor terhadap peran, cerita, peran lain, dan berbagai macam hal berkaitan dengan perannya dalam cerita tersebut.