Showing posts with label tradisi. Show all posts
Showing posts with label tradisi. Show all posts

Thursday, June 14, 2012

Wayang Thengul

Wayang Thengul Bojonegoro

Pertunjukan wayang thengul adalah tradisi pertunjukan wayang golek yang tumbuh dan berkembang di kabupaten Bojonegoro. Kata Thengul dalam penuturan masyarakat berasal dari kata ”methentheng terus menthungul ”. 

Istilah ini menyiratkan makna spirit untuk selalu tampil dipermukaan ruang dan jaman. Wayang thengul Bojonegoro biasanya cenderung menggelar lakon-lakon wayang gedhog, bahkan beberapa lakon terkait dengan Serat Damarwulan yang sering dilakonkan dalam pertunjukan wayang klithik.

Wednesday, June 13, 2012

Seni tradisi dalam Masyarakat

Seni tradisi dalam Masyarakat 
Disamping gamelan di masyarakat juga berkembang kesenian rakyat yang kemunculannya banyak dilatarbelakangi oleh kepentingan masyarakat. Dari perangkat kerja tradisional kita jumpai permainan lesung sebagai alat penumbuk padi yang selanjutnya dikenal dengan nama Kothekan (Jawa). 

Para petugas ronda memainkan kenthongan dengan berbagai irama pukulan sehingga menimbulkan orkes-kentongan.

Sunday, April 8, 2012

teater dalam arus budaya

teater membaca tradisi

Dari fakta-fakta di atas menunjukkan pada kita bahwa perjalanan teater Indonesia modern selalu ditandai oleh adanya pergulatan terus menerus dari gejala-gejala sosio-kultural.

Baik dari gejala kebudayaan yang ada dan mengakar di bumi pertiwi ini yang kemudian sering kita sebut sebagai tradisi serta budaya yang masuk dari luar yang pada percampurannya melahirkan budaya kontemporer.

Sebagaimana kodratnya bahwa semua kebudayaan pada suatu waktu akan berubah.

teater membaca tradisi

Teater Membaca Tradisi

Memang, bukanlah hal baru mengupas kegelisahan kehidupan kesenian kita khususnya teater dalam membaca tradisi atau nilai-nilai yang mengakar di bumi pertiwi ini.

Setidaknya wacana menengok tradisi sebagai alternatif bagi teater Indonesia modern telah banyak dikupas pada dekade 1970-an sampai 1980-an.

Jika kita mengungkapnya kembali persoalan tradisi dalam teater di tahun sekarang ini sepertinya kita menggelar bancakan seonggok makanan basi yang telah mengeras dan jamuran.

Sunday, January 29, 2012

tokoh Rahman Sabur

Biografi Rahman Sabur


RAHMAN SABUR lahir di Bandung, 12 September 1957, dari pasangan  R.Sabur Purawinata dan Tati Rohana. Sejak kecil sudah akrab dengan dunia kesenian. Ibunya suka menyanyi tembang Cianjuran dan main kecapi-suling. Hampir setiap minggu, dia diajak ayahnya menonton film-film Belanda. Dia sering ‘nonton sandiwara, tari, wayang, reog dan berbagai kesenian rakyat.

Sunday, January 22, 2012

tentang Studi Klub Teater Bandung


StudiKlub Teater Bandung

Biografi STUDIKLUB TEATER BANDUNG, STB, didirikan di Bandung, 13 Oktober 1958 atas inisiatif tujuh tokoh: Jim Lim, Suyatna Anirun, Sutardjo A. Wiramihardja, Adrian Kahar, Tin Srikartini, Thio Tjong Gie (Gigo) dan Soeharmono Tjitrosuwarno. Kecuali Soeharmono yang wartawan, enam sosok lainnya adalah mahasiswa yang telah melakukan pentas kecil-kecilan.

STB didirikan dengan maksud melakukan studi terhadap teater modern yang masih belum populer di masa itu. Kini, STB merupakan kelompok teater modern tertua di Indonesia yang menjadi tempat belajar bagi banyak seniman teater.

Characteristics and structure of theatrical tradition


Characteristics and structure of theatrical tradition

      Characteristics of Theatre Tradition
Based on the latest development of this form of folk theater, a number of basic characteristics of theater people in general are as follows.

a. The story is presented without a script and worked out based on historical events, fairy tales, mythology, or everyday life.

b. The presentation of the story is done through dialogue, song, and dance.

Thursday, January 19, 2012

the Aesthetics elements in traditional theater

the Aesthetics elements in traditional theater

       In general, the elements supporting the staging of a theatrical tradition consists of a story or play, actors, and audience.

       To support the existence of three elements, raised a number of supporting elements of aesthetic performances like this.

Tuesday, November 1, 2011

Tradisi sebagai sumber penciptaan karya seni

Tradisi dipandang sesuatu yang kolod (ketinggalan jaman) kadaluarsa, monoton dan mungkin juga tidak memiliki daya tarik, tidak ada daya rangsang dalam menarik simpati anak-anak remaja.

Kita masih ingat ketika lagu campursari muncul disambut hangat oleh masyarakat bahkan sempat buming dalam pasar industri rekaman dan melahirkan penyanyi, musisi baru.

Kehadiran campursari menimbulkan daya tarik dari segala kalangan usia untuk ikut menikmati, bahkan populasi para penyanyi, musisi, pencipta lagu bahkan sampai dengan menjamurnya grup-grup baru yang ikut meramaikan kahadiran campursari.

Mengenal Musik

Dalam kehidupan masyarakat, musik tak bisa dipisahkan. Maka perlulah kita mengenal musik yang hadir disekitar kita. Kesenian rakyat termasuk musik rakyat atau tradisi merupakan gambaran sosial masyarakat pendukungnya sering disebut dengan pencerminan dari jati diri masyarakat. 

Pada masyarakat agraris keseniannya tercermin dalam kegiatan kesehariannya bagi masyarakat agamis musik atau kesenian secara umum menunjukkan bagaimana sifat kerohaniannya, musik Islami misalnya.

Untuk dapat memahami atau mengenali jenis musik ada dua hal yang dapat kita lakukan yaitu memahami teks dan konteks dalam sebuah kesenian atau karya seni.

Musik Tradisi dalam seni pertunjukan

Musik merupakan bagian dari kehidupan rasa dan jiwa manusia, sehingga dalam berbagai tradisi bangsa, kita selalu menemukan berbagai macam bentuk, gaya, dan alat musik yang mengejawantahkan rasa dari komunitas tertentu, terutama dalam kehidupan seni pertunjukannya.

Musik selalu hadir dalam kehidupan manusia. Getaran dari rasa musikal itulah yang menggerakan jiwa kita untuk bisa melakukan respon secara spontan.

Banyak istilah untuk menyebut musik yang berkembang di masyarakat. Khususnya pada masa kerajaan sebagai pusat pemerintahan dalam kesenian lebih disebut sebagai kesenian adiluhung atau tradisi termasuk di dalamnya musik atau gamelan.

Wednesday, July 13, 2011

Latihan Olah Pikir

Interpretasi
Interpretasi adalah upaya seorang aktor untuk melakukan eksplorasi pada kemampuan intelektualnya dalam pemahaman dan mampu untuk mengungkapkan rasa yang ditangkapnya.

Berbekal ilmu anatomi drama itu, mereka melakukan apresiasi terhadap naskah lakon kemudian menginterpretasi naskah sekaligus lakon drama yang mereka pilih untuk dipentaskan.

Sunday, June 26, 2011

Menulis drama Realis


MENULIS DRAMA REALIS

Menulis drama realis adalah proses transformasi realita kedalam karya sastera berbentuk drama. 

Dalam menulis drama realis yang perlu diperhatikan adalah kesesuaian paparan yang akan disajikan dalam karya drama dengan realita sehari-hari. 

Wednesday, June 15, 2011

Nano Riantiarno/ teater koma

Norbertus Riantiarno/ Nano Riantiarno

Norbertus Riantiarno yang akrab dipanggil Nano lahir di Cirebon, 6 Juni 1949. Suami dari aktris Ratna Riantiarno ini seorang aktor, penulis, sutradara dan tokoh teater Indonesia. Nano, terpilih sebagai penerima Anugerah Teater Federasi Teater Indonesia atau FTI 2008.

Riantiarno terpilih karena kontribusinya pada dunia teater di Indonesia. Dewan juri FTI 2008 yang diketuai Jacob

Wednesday, April 27, 2011

Gaya Pementasan Improvisasi

Menentukan Gaya Pementasan
      Bentuk dan gaya pementasan membingkai keseluruhan penampilan pementasan. Penting bagi sutradara untuk menentukan dengan tepat bentuk dan gaya pementasan.

      Bentuk dan gaya yang dipilih secara serampangan akan mempengaruhi kualitas penampilan.

Improvisasi
      Mementaskah teater secara improvisasi memiliki keunikan tersendiri. Sutradara hanya menyediakan gambaran cerita selanjutnya aktor yang mengembangkannya dalam permainan. 

Saturday, April 23, 2011

ruang dan proses kreatif teater

Teater, Ruang, dan Proses Kreatif


Teater – menurut pekerja teater kebanyakan- membutuhkan ruang khusus untuk pementasannya yang disebut panggung atau auditorium. 

Bentuk panggung harus sedemikian rupa dan dilengkapi dengan peralatan tata cahaya, suara dan lain sebagainya. 

Intinya, panggung teater harus didesain khusus dengan bentuk dan ukuran yang khusus. 

Friday, April 22, 2011

Bermain adegan

Berlatih dengan Permainan Teater

Latihan adegan dengan permainan bisa dilakukan dan digunakan untuk berbagai macam usia pemain.

Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan skill pemain dalam berinteraksi dan mengekspresikan jiwa dan pikirannya dalam adegan dan laku.

Terutama kemampuan pemain dalam improvisasi, yang tentu saja menjadi catatan kita atas kemampuan nalar dan aktingnya.

Thursday, April 21, 2011

Perkembangan teater nontradisional daerah

Perkembangan Teater Nontradisional Daerah

Teater modern sebagai budaya serapan dari Barat masuk ke Nusantara melalui bangsa Eropa, khususnya Belanda, yang pada saat itu menguasai berbagai sektor kebudayaan masyarakat.

Munculnya teater modern ke dalam wilayah budaya Nusantara tidak sekaligus, tetapi secara bertahap melalui bentuk-bentuk pertunjukan kelompok teater profesional.

Menurut catatan sejarah, bentuk teater Eropa yang pertama kali ditampilkan terjadi pada saat bangsa Indonesia dikuasai oleh Inggris pada tahun 1812.

Kearifan lokal teater tradisional

Pesan Moral (Kearifan Lokal) dalam Pertunjukan Teater Tradisional

      Seni terlahir dari apa yang hidup dan tumbuh di sekitar dan sekeliling kehidupan senimannya: bumi yang dipijaknya, masyarakat di sekitarnya, bangsa dan negaranya, kehidupan sosial politis yang melingkunginya, sejarahnya, semangat, serta cita-cita zamannya. 

Di dalamnya ia hidup dan menghirup kehidupan. 

      Ia adalah anak kandung daerah kehidupannya. Setiap hal yang disuarakan dalam suatu karya seni adalah apa yang tumbuh bergejolak dalam lingkungan masyarakatnya melalui pemikiran dan kerja senimannya. Jadi, seniman adalah corong dari masyarakat dan zamannya.