Wednesday, June 13, 2012

Opera Cina

Opera Peking
 
Opera Peking yang disebut sebagai Opera Timur adalah inti sari opera Tiongkok yang tulen, dinamakan opera Peking karena terbentuk di kota tersebut (Beijing dulu dinamakan Peking).

Opera Peking sudah bersejarah 200 tahun lebih, asal usulnya dapat ditelusuri pada beberapa opera daerah yang bersejarah lama, khususnya Huiban, opera daerah yang populer di Tiongkok Selatan pada abad ke-18. 

Pada tahun 1790, Huiban atau rombongan opera Anhui pertama kali datang ke Beijing untuk ambil bagian dalam pertunjukan perayaan hari ulang tahun kaisar. Kemudian disusul banyak Huiban yang berdatangan ke Beijing untuk mengadakan pertunjukkan. Huiban yang mengadakan pertunjukan keliling pandai menyerap lakon dan metode pertunjukkan jenis opera lain. 

Pada akhir abad ke19 dan awal abad ke-20, opera Peking terbentuk melalui proses pembauran selama puluhan tahun, dan menjadi jenis opera yang terbesar Tiongkok.

Abad ke-18 lazim dianggap sebagai masa jaya pertama dalam perkembangan opera Peking. Pada waktu itu, pertunjukan opera rakyat sangat ramai, di istana juga sering diadakan pertunjukan opera. Opera istana dan kerakyatan saling memberikan pengaruh sehingga opera Peking mencapai perkembanga yang luar biasa.

Antara tahun 1920-an dan 1940-an adalah masa jaya kedua opera Peking, ditandai lahirnya banyak aliran opera Peking, dan setiap aliran mempunyai sejumlah besar pemain terkenal yang aktif di panggung-panggung kota besar seperti Shanghai dan Beijing. Panggung seni opera Peking pada masa itu ramai b ukan main.

Pantomim dalam pandangan Aristoteles

Pantomim dalam pandangan Aristoteles

Pantomime
Seni pertunjukan dapat berupa dengan kata-kata maupun tidak dengan kata-kata atau dialog. Salah satu seni pertunjukan yang menggunakan kata-kata adalah drama atau teater. 

Di sisi lain, ada pertunjukan yang penyampaiannya tidak dengan kata-kata tetapi dengan gerak-gerik tubuh. 

Seni Pertunjukan yang hanya dengan gerak-gerik melalui bahasa tubuh bahkan cenderung bisu ini oleh Aristoteles disebut sebagai pantomime (Richard Levin,1960) Untuk itu, perlu dimengerti bahwa seni gerak-gerik yang tidak bersuara telah memiliki umur yang panjang.

Friday, June 8, 2012

Permainan teater

Bermain teater

Beberapa macam permainan yang bertujuan untuk melatih teater anak-anak.

Ada permainan Three Ways Conversation, dimana tiga pemain berdialog bersamaan, dua pemain saling tanya jawab, sementara seorang pemain lainnya terus menerus mendesak dengan dialognya sendiri dengan topik yang berbeda.

Dinamika yang terjadi dalam permainan ini memberikan pelajaran bermakna, bagaimana menciptakan sebuah pertunjukan hanya dengan skenario sederhana.

Tuesday, May 29, 2012

penguatan karakter pemain/ aktor


Memperkuat karakter seorang aktor

Seorang aktor tentu saja ingin setiap peran yang dia mainkan menjadi kuat dan ber"nas". Sutradara tentu saja telah mengupayakan bagi para aktornya menemukan "jalan" dalam mendekati dan memasuki peran tersebut melalui latihan-latihan yang dilakukan.

Salah satu cara ialah dengan ber monolog. Akan tetapi ini bukan monolog biasa, ini adalah monolog yang bisa menggali apa yang ada dalam benak dan pikiran si aktor terhadap peran, cerita, peran lain, dan berbagai macam hal berkaitan dengan perannya dalam cerita tersebut.

Tuesday, May 15, 2012

Perspektif Kritik dari New Criticsm


Perspektif Kritik New Criticsm

Sebelum kemunculan aliran New Criticsm dan Nouvelle Critique ('300-an sampai '50-an) sejak 1920-an ilmu sastra dianggap sebagai menafsirkan dan menilai karya sastra, dengan perhatian pada sifat-sifat umum sastra dan analisa, tafsiran dan evaluasi tanpa unsur biografik dan historik karya.
pada

Kemudian muncullah aliran New Criticism dan Nouvelle Critique, serta beberapa kelompok dalam majalah Merlyn (Belanda).

Perspektif Kritik Drama


Beberapa Perspektif Kritik

Hubungan Drama dengan Masyarakat
• Drama maupun Teater selalu dikaitkan dengan kebudayaannya
• Drama maupun Teater secara tematik menjadi arena perdebatan terhadap isu-isu yang tumbuh di masyarakat, seperti perselingkuhan, kemunafikan, homoseksual, pendidikan publik, pembunuhan karakter, pelacuran, korupsi, kesewenangan kekuasaan, ketidakadilan, dan sebagainya.

Pengertian Kritik Drama

criticsm

Pengertian Kritik Drama

• Kritik adalah suatu jembatan. Jembatan suatu karya seni, agar karya seni tersebut dapat sampai dan memenuhi ruang pemikiran masyarakat atau pembaca maupun penontonnya.
• Drama tidak pernah berawal dan berakhir kehidupannya di atas panggung. Drama dimulai dari pemikiran kreatornya, dan akhirnya mengendap dalam pikiran dan ingatan pembaca yang bisa pula pada penonton teater.