Showing posts with label filosofi. Show all posts
Showing posts with label filosofi. Show all posts

Wednesday, June 13, 2012

Pantomim dalam pandangan Aristoteles

Pantomim dalam pandangan Aristoteles

Pantomime
Seni pertunjukan dapat berupa dengan kata-kata maupun tidak dengan kata-kata atau dialog. Salah satu seni pertunjukan yang menggunakan kata-kata adalah drama atau teater. 

Di sisi lain, ada pertunjukan yang penyampaiannya tidak dengan kata-kata tetapi dengan gerak-gerik tubuh. 

Seni Pertunjukan yang hanya dengan gerak-gerik melalui bahasa tubuh bahkan cenderung bisu ini oleh Aristoteles disebut sebagai pantomime (Richard Levin,1960) Untuk itu, perlu dimengerti bahwa seni gerak-gerik yang tidak bersuara telah memiliki umur yang panjang.

Tuesday, May 15, 2012

Perspektif Kritik dari New Criticsm


Perspektif Kritik New Criticsm

Sebelum kemunculan aliran New Criticsm dan Nouvelle Critique ('300-an sampai '50-an) sejak 1920-an ilmu sastra dianggap sebagai menafsirkan dan menilai karya sastra, dengan perhatian pada sifat-sifat umum sastra dan analisa, tafsiran dan evaluasi tanpa unsur biografik dan historik karya.
pada

Kemudian muncullah aliran New Criticism dan Nouvelle Critique, serta beberapa kelompok dalam majalah Merlyn (Belanda).

Tuesday, April 10, 2012

Mencari Pola bentuk cerita

Mencari pola bentuk
Menghadapi sebuah naskah drama, asli atau terjemahan/ saduran, seorang pekerja teater tidak akan berpikir bagaimana memainkannya, tapi bagaimana menghidupkannya diatas pentas. 

Secara umum tidak ada perbedaan antara ungkapan kapan memainkan dan menghidupkan.

Sunday, April 8, 2012

teater membaca tradisi

Teater Membaca Tradisi

Memang, bukanlah hal baru mengupas kegelisahan kehidupan kesenian kita khususnya teater dalam membaca tradisi atau nilai-nilai yang mengakar di bumi pertiwi ini.

Setidaknya wacana menengok tradisi sebagai alternatif bagi teater Indonesia modern telah banyak dikupas pada dekade 1970-an sampai 1980-an.

Jika kita mengungkapnya kembali persoalan tradisi dalam teater di tahun sekarang ini sepertinya kita menggelar bancakan seonggok makanan basi yang telah mengeras dan jamuran.

Sunday, January 29, 2012

tokoh Rahman Sabur

Biografi Rahman Sabur


RAHMAN SABUR lahir di Bandung, 12 September 1957, dari pasangan  R.Sabur Purawinata dan Tati Rohana. Sejak kecil sudah akrab dengan dunia kesenian. Ibunya suka menyanyi tembang Cianjuran dan main kecapi-suling. Hampir setiap minggu, dia diajak ayahnya menonton film-film Belanda. Dia sering ‘nonton sandiwara, tari, wayang, reog dan berbagai kesenian rakyat.

teater payung hitam

Teater Payung Hitam

TEATER PAYUNG HITAM didirikan oleh Rahman Sabur pada 1982, di Bandung. Memasuki usia 28 tahun, kelompok ini telah memproduksi 80 pertunjukan. Dan, merupakan salah satu kelompok terdepan teater modern di Indonesia. Payung Hitam telah menjelajahi kota-kota di tanah air dan berpentas di berbagai festival bergengsi di luar negeri. 

Sunday, January 22, 2012

tentang Studi Klub Teater Bandung


StudiKlub Teater Bandung

Biografi STUDIKLUB TEATER BANDUNG, STB, didirikan di Bandung, 13 Oktober 1958 atas inisiatif tujuh tokoh: Jim Lim, Suyatna Anirun, Sutardjo A. Wiramihardja, Adrian Kahar, Tin Srikartini, Thio Tjong Gie (Gigo) dan Soeharmono Tjitrosuwarno. Kecuali Soeharmono yang wartawan, enam sosok lainnya adalah mahasiswa yang telah melakukan pentas kecil-kecilan.

STB didirikan dengan maksud melakukan studi terhadap teater modern yang masih belum populer di masa itu. Kini, STB merupakan kelompok teater modern tertua di Indonesia yang menjadi tempat belajar bagi banyak seniman teater.

Characteristics and structure of theatrical tradition


Characteristics and structure of theatrical tradition

      Characteristics of Theatre Tradition
Based on the latest development of this form of folk theater, a number of basic characteristics of theater people in general are as follows.

a. The story is presented without a script and worked out based on historical events, fairy tales, mythology, or everyday life.

b. The presentation of the story is done through dialogue, song, and dance.

Thursday, January 19, 2012

37 tahun berkarya..

37 Tahun Berkarya, Teater Teladan Mementaskan 3 Lakon

Teater Teladan didirikan pada tanggal 17 Maret 1975 sebagai sebuah wadah ekspresi kegiatan ekstrakurikuler pelajar sekolah menengah atas di masa itu bertempat di SMAN 3 Jakarta. Menurut kisah para senior. Teater Teladan ini didirikan oleh seorang berkebangsaan Malaysia yang akrab dipanggil Pak Cik. Entah siapa nama aslinya.

Beliaulah yang kemudian melatih para pelajar SMAN 3 didalam wadah ekskul tersebut.
Dalam perjalanannya tongkat estafet kepelatihan diturunkan berturut-turut pada Iwan Ichwan,  Nawir Hamzah, Armein Azis (1985-1992), Anwari Natari (1992-1997), Manahan Hutauruk (1997-1999), Joko Nugroho (1999-2001), Manahan Hutauruk (2001-2006), Athpal Sofie Paturusi (2006-2007), Diky Soemarno (2007-2010), Arsi Ramadhan (2011-skr). 
 

the Aesthetics elements in traditional theater

the Aesthetics elements in traditional theater

       In general, the elements supporting the staging of a theatrical tradition consists of a story or play, actors, and audience.

       To support the existence of three elements, raised a number of supporting elements of aesthetic performances like this.

Tuesday, December 27, 2011

mimetik dalam teater

Mimetik dalam teater

Dalam pandangan mimetik, seni teater merupakan cermin dari realitas. Kehidupan nyata yang dihadirkan kembali diatas panggung dengan menjadikannya lebih sederhana melalui kemampuan akting para aktor. 

Jadi, potongan realitas kehidupan yang luas dan utuh ini disajikan ke dalam dunia seni, khususnya teater dalam suara naturalisme, romantisme bahkan realisme, sebuah pilihan yang sama-sama menyajikan potongan realitas utuh.

Sunday, December 25, 2011

theater is easy..


Teaching theater that was easy, because it teaches theater does not have to be a reliable teaterawan, he does not need to be an artist to be able to teach. because teachers are not an artist printer.

Students are not meant to be an artist, but that must be controlled by the teacher is a true understanding of theater and how to teach the method.

Exposure theatrical forms above at least give you an idea, how many alternatives that can be done to teach theater, in accordance with the conditions, circumstances, capabilities and facilities and infrastructure that exist in their respective schools. Theatre is easy, just how creative teachers can teach it.

Wednesday, December 21, 2011

theater at school

theater at school
theater is one branch of the performing arts of the most complex because it includes various elements of art that can be used as a medium of aesthetic expression in each of his works.

Thus naturally collaborative theatrical process requires cooperation among part involved in it. Because of the wide variety of elements involved or may be involved, the art of theater can be reviewed and studied from various sides as well.

Sunday, December 18, 2011

Realism theater

Realism Acting 
The fact or realist hailed as the two previous streams everything just to touch the imagination, a world of hope, a world of ideas. People want realism then back to the real world. what's on stage is the embodiment of reality.

Departing from the understanding that art is mimetic, art is a reflection of the real world.Flow of realism is divided into two parts; Social Realism Psychological Realism.

A. Social realism is a stream of pure realism. This stream is much discuss the reality of the social environment of a limp, and to submit the protests as a result of social injustice and inequality.

Anatomy of Voice

Anatomy of Voice 
The definition of the material or color the sound is the sound that each person is different. The color of the human voice largely influenced by the high quality of his voice redah region. The sound of children differ from adults.

Breathing techniques and frasering
In vocal technique, there are three kinds of breathing, ie breathing chest, abdomen and diaphragm. In chest breathing, chest thrust as deep breathing. Throat or neck where the sound equipment near your chest, too tense.  

Saturday, December 17, 2011

THE UNIQUENESS OF ACTOR

The uniqueness of actor

Actor is the part that meets directly with the audience, directly related, directly viewed in their entirety. The Actor that's make the show live and have soul, so the show to be interesting to see.
Actor also berbeda with another part of artistic crew, another crew could detach himself from his expression tool but not for the actors. Like a stylist setting, he can release his expression tool because he was beyond himself. 

WE AREALL THE ACTORS

We are all the actors

There is an assumption that requires a dramatic play contrived behavior made ​​so attractive. This is wrong. Dramatic play is intended to show reasonableness. 

Acting is an extension of everyday life. our daily stir, talk, interact. Every day we are required to play a lot of "role" in accordance with the environmental context. While the stage is, office, schools, markets, houses, streets and so on. But the ability of expression on the stage different from the daily situation. 

Tuesday, November 15, 2011

Bagaimana memilih naskah drama?

Ketika menentukan pilihan atas sebuah naskah yang hendak dipentaskan, seorang sutradara harus tahu mengapa dia memilih naskah tersebut dan bukan naskah lain. 

Apa yang hendak “diucapkan” lewat naskah tersebut, dan dengan cara pengucapan yang bagaimana? Bentuk apa yang dipilihnya dan tehnik mana yang dia pakai untuk mewujudkan bentuk pilihannya itu?

Tuesday, November 8, 2011

Karya Guru Seni adalah Mengajar

Apakah karya seorang guru seni? jawabannya adalah mengajar, karena kemampuannya dalam mengajar adalah hasil karya utamanya.

Guru kesenian tidak identik dengan seniman. Karena itu seorang guru kesenian tidak dituntut menjadi seniman. 

Tugas guru kesenian adalah mengajarkan kesenian kepada siswa-siswinya. Karena karya guru kesenian itu adalah mengajar itu sendiri. 

Monday, August 1, 2011

Membuat cerita anak

Pernahkan kita membaca cerita anak? apabila pernah, apakah terpikir bagaimana membuatnya? dan darimana ide ceritanya?


Membuat cerita untuk anak-anak bukan hal yang mudah tetapi bisa bagi yang mau. Misalnya dari dongeng yang kita dengar.


Disekitar kita sering terdengar dongeng, legenda bahkan sejarah sebuah tempat yang diyakini kebenarannya oleh orang-orang tua. Banyak diantara kita yang percaya banyak pula yang menganggap cerita-cerita tersebut tidak masuk akal.