Wednesday, March 30, 2011

Jean Paul Sartre/ Biografi

Jean Paul Satre
Jean-Paul Sartre, (1905-1980) lahir di Paris tahun 1905, kemudian belajar di École Normale Supérieure 1924-1929 dan menjadi Profesor Filsafat di Le Havre pada 1931. Dengan bantuan upah seorang dari Institut Français ia belajar di Berlin (1932).

Setelah mengajar di Le Havre, di Laon, ia mengajar di Lycée Pasteur di Paris 1937-1939. Sejak akhir Perang Dunia Kedua, Sartre hidup sebagai seorang penulis independen.

Pemikiran Sartre berasal dari gagasan Husserl tentang kesadaran, kebebasan dan eksistensialisme Heidegger, namun eksistensialisme yang Sartre rumuskan orisinil.

Popularitas kepengarangnya mencapai klimaks di tahun 1940an, dan tulisan-tulisan teoretis Sartre serta novel dan drama merupakan salah satu sumber inspirasi utama sastra modern.

Edmond Rostand/ Biografi Prancis

Edmond Rostand

Emond Eugène Yusuf Alexis Rostand lahir pada 1 April 1868 di Marseilles, anak sulung dan anak tunggal dari keluarga sejahtera dan berbudaya. Setelah masa kecil bahagia dan pendidikan di Lycee de Marseilles, Edmond pindah ke Paris untuk mengambil sarjana muda dan untuk belajar untuk gelar sarjana hukum Tapi ia bertekad untuk menjadi seorang penyair dan tidak pernah hukum dipraktekkan.

Dia juga tidak kembali, kecuali untuk kunjungan singkat, ke kota asalnya Marseilles, tetapi ia tidak pernah kehilangan cintanya matahari hangat Provence. Lain pengaruh besar pada Edmond muda adalah spa Bagnères de Luchon, di Pyrenees. Di sini sebagai seorang anak ia belajar untuk mencintai alam dan pedesaan.

Pada awalnya calon penyair berhasil sedikit. Buku pertamanya puisi, Les Musardises (1890), adalah sebuah kegagalan. Sebuah usaha awal untuk menulis dalam prosa untuk teater: sandiwara, Le Gant rouge, ditulis dengan teman dan dilakukan di Teater Cluny pada tahun 1888, juga gagal.

Tuesday, March 29, 2011

Berbagai Gaya Sutradara

BERBAGAI GAYA SUTRADARA
Apakah menjadi sutradara mudah? 

      Mudah, gampang.. mungkin itu yang banyak terlintas bagi yang belum pernah merasakan menjadi sutradara.

Selain dua gaya sebelumnya ada dua gaya yang lain, yaitu:

3. Sutradara Pendiam
      Diam terkadang jadi satu cara untuk menyembunyikan kebodohan. Karena memang ada sutradara yang gayanya, modelnya, kelihatannya seperti sutradara ngetop. Rambut gondrong, mukanya serem, dan dahinya sering berkerut. Pendek kata, tampak luar terkesan pintar, tapi begitu ngomong, daya pertimbangannya dangkal, kemampuan otaknya pas-pasan saja.

Berbagai Gaya Sutradara

Menjadi sutradara?

Apakah menjadi sutradara mudah? 

      Mudah, gampang.. mungkin itu yang banyak terlintas bagi yang belum pernah merasakan menjadi sutradara. 

      Kerjanya hanya nyuruh-nyuruh, duduk dan melihat saja, malah kadang-kadang marah dan gak boleh dibantah. Enak kan?

      Tetapi, apakah sebegitu gampang kah menjadi sutradara? Sutradara itulah jabatan yang sesungguhnya mengandung resiko dan harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. 

      Adakalanya, sutradara memberi perintah, memilih sesuatu sambil lalu, tanpa berpikir panjang. Apakah ini hanya pekerjaan yang 'sambil lalu'? 
Sutradara memiliki visi artistik yang telah diasah atas pengalaman dan proses yang panjang sebagai aktor, sutradara bahkan sebagai tim pendukung pertunjukan lainnya.

Sunday, March 27, 2011

Human being in Theater

Ceremony being Human
;'l'l'

Note Performing Theater purpose "Kucak-Kacik" By Theatre YAI
By: Zak Sorga

The play kucik-kacik by Arifin C. Noer reflects the author's point of view. namely, first, that human life is the process of the ceremony to be human. second, all the work done by humans is worship. worship for God.

In the manuscript "Kucak Kacik" This Arifin C. Noer has put the main character, Darim, everywhere continue being shaken by the struggle between idealism and reality of life which is too materialistic, fake, and without establishing authoritarian. Shake it so hard to continue to oscillate Darim (hilarious kacik) all the time.
Inside yourself, Darim feel lost idealism that he lives aspire. "Darim, where are you? Let's go home Darim! Go home! "He cried longingly. On the other hand in front of his wife, Darim also helpless. She felt her department demanded that makes him no longer had time to ponder life. For his wife's happiness is money and money. He demanded Darim to work hard, adapt to circumstances, even if I have to throw away the morality and idealism. Do not feel jealous, what did not sell themselves. "You feel jealous because you see Darim, close your eyes." Screamed his wife when mortgage purity.

Melatih Motivasi

Motivasi


apa itu? Motivasi merupakan faktor “dalam” yang harus dimiliki oleh seorang aktor.

Menurut Stanislavski, motivasi harus dimulai dari Motivasi estetis, dimana dirinya mengabdi pada pentas, bukan demi publisitas dirinya, semua gerak perbuatan itu selalu mempunyai motivasi, yaitu motivasi dari gerakan sebelumnya dan motivasi untuk gerakan berikutnya.

Peran yang kita dapatkan harus memiliki tujuan dan motivasi. Dalam keadaan bagaimanapun adalah mustahil untuk melakukan sesuatu yang secara langsung diarahkan untuk mencetuskan suatu perasaan demi perasaan itu sendiri. Kalau hal ini tidak diindahkan, maka anda tidak akan memperoleh apapun.

Jika kita memilih suatu tindakan atau perbuatan jangan menggunakan perasaan dan bathin anda. Jangan mencoba memperlihatkan aksi cemburu atau menyatakan cinta, semata hanya untuk kepentingan perasaan itu aja. Semua perasaan itu adalah akibat dari sesuatu yang terjadi sebelumnya.

Saturday, March 26, 2011

HUmor ala Chekov

Humornya ala Chekov

Dalam posting sebelumnya telah saya sebutkan beberapa gaya dan bentuk humor atau komedi. Maka dalam tulisan saya saat ini, saya akan mengenalkan gaya humor atau komedi dari salah seorang cerpenis dan penulis drama komedi dari Rusia.

Untuk biografinya dapat di baca di http://wisatateater.blogspot.com/2011/03/anton-chekov-biografi.html.

Dalam beberapa karyanya, kita dapat melihat bagaimana chekov mengolah plot dan alur permainan menjadi sesuatu yang menarik sehingga kita akan terus menunggu situasi selanjutnya yang tak menentu. Artinya ketegangan yang dibuat chekov adalah ketegangan yang dibuat dari keadaan yang tidak menentu atau mendadak dan tidak terprediksi sebelumnya.

Anton Chekov/ Biografi

Anton Pavlovich Chekhov 
Anton P. Chekov
      Anton Pavlovich Chekhov dilahirkan pada tanggal 17 Januari tahun 1860 di pelabuhan kecil Taganrog, Ukraina. Dia dikenalsebagai seorang penulis drama dan penulis cerpen. 

      Ia adalah anak dari toko kelontong dan cucu dari seorang hamba yang telah membeli kebebasannya, itu dan bahwa anak-anaknya, 19 tahun sebelumnya. Chekhov menghabiskan tahun-tahun awal di bawah bayang-bayang fanatisme agama ayahnya saat bekerja berjam-jam di tokonya. 
  
      Chekhov menghadiri sekolah untuk anak laki-laki Yunani di kota dari 1867-1868 dan kemudian ia menghadiri sekolah dasar lokal dari 1868-1876 ketika ayahnya bangkrut dan pindah keluarga ke Moskow. 

Operan TAN MALAKA

Opera 3 Babak TAN MALAKA

Opera 3 Babak TAN MALAKA
Tan Malaka
Waktu:  
Sabtu, 23 April 2011 - Minggu, 24 April 2011
pukul 20:00 - 22:00 WIB

Tempat:
Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki
Sutradara:
Goenawan Mohamad


Komponis:

Tony Prabowo


Dirigen:

Josefino Chino Toledo


Menampilkan:

Binu Sukaman | Nyak Ina 'Ubiet' Raseuki | Landung Simatupang | Whani Darmawan | PSM UI PARAGITA | Orkes Kamar Kontemporer Salihara




Harga tiket:

ada Motinggo Busye di IAIN Surabaya!

Malam Jahanam Teater Q Surabaya

Kita pasti sering dengar, paling tidak pernah dengar lagu dangdut dengan judul pagar makan tanaman atau teman makan teman. Tentu saja sebagian besar dari kita mengerti yang dimaksud lagu tersebut, yaitu tentang perselingkuhan, dan perselingkuhan itu dilakukan orang di dekat mereka.

Dalam lakon Malam Jahanam karya Motinggo Busye yang telah memenangi sayembara penulisan naskah drama tahun 1958. Hingga sekarang mungkin telah puluhan bahkan ratusan kali Lakon ini dipanggungkan. Tentu saja dengan berbagai gaya dan penafsiran komunitasnya masing-masing.

Paguyuban Teater Q IAIN Surabaya pun telah memanggungkan Malam Jahanam. Walaupun beberapa dilewatkan oleh mereka, tapi kita tetap patut berapresiasi karena semangat untuk tetap berproses hadir diantara mereka.

Ternyata Lakon tahun 1958 masih up to date sekarang. Karena perselingkuhan pun masih ada dan terus tumbuh seiring dengan semakin banyaknya manusia yang tidak mampu mengendalikan dirinya untuk melakukan tindakan melanggar nuraninya.

Thursday, March 24, 2011

Apresiasi Kucak-kacik

Upacara Menjadi Manusia

Catatan Pertunjukan Teater Tujuan “Kucak-Kacik” Oleh Teater YAI
Oleh : Zak Sorga

Lakon kucak-kacik karya Arifin C. Noer ini mencerminkan sudut pandang pengarangnya. yaitu, pertama, hidup manusia adalah proses upacara menjadi manusia. kedua, semua kerja yang dilakukan manusia adalah ibadah. seperti di sebuah daerah di Jepang.



Dalam Naskah “Kucak Kacik” ini Arifin C. Noer telah mendudukkan tokoh utamanya, Darim, dimana-mana terus diguncang-guncang oleh pertarungan antara idealisme dan kenyataan hidup yang serba materialistis, palsu, otoriter dan tanpa pendirian. Begitu kerasnya guncangan itu sampai Darim terus terombang-ambing (kocak kacik) sepanjang waktu.

Teater Macbeth


ROAD Teater ”Macbeth”
– a Tribute to William Shakespeare –

Karya : William Shakespeare, 
Adaptasi: Rendra, 
Sutradara: Amien Kamil
Waktu: Jumat – Sabtu, 8 & 9 April 2011, pukul 20.00 WIB | Friday – Saturday, April 8 – 9, 2011 – 8 p.m.
Pemain/ Cast: Madin Tyasawan, Lilis Ireng, Pepeng, Supri Boemi, Ata Cuco, Devi Ivon, Anggel, Awan Sanwani, Indah Citro Rini, Pay, Ekky Indra, Bachtiar Magor, Ragil Scurior, Lukman El Hakim, Tony Prahara, Menditho, Amien Kamil, Siway Budha, Slamet Budi Santoso, Iwan, Dadang & Kampong, Agus Waspada, Indie Rasta, Ayak MH, Jambul, Acung Dipo, Arka.
Pimpinan Produksi/ Head of Production: Budi Santoso
Tiket: Rp 50.000,- & Rp 40.000.- (balkon)

Informasi:
Gedung Kesenian Jakarta, Roelly: (021) 3808283, 3441892
ROAD Teater, Ibu Tuti: 0811184965

William Shakespeare/ Biografi

William Shakespeare
W. Shakespeare
      Ia lahir di Stratford, Inggris, 26 April 1564 dan meninggal, 23 April 1616 pada umur 51 tahun adalah seorang penulis Inggris yang seringkali disebut orang sebagai salah satu sastrawan terbesar Inggris.

      Anak dari pasangan John Shakespeare dan Mary Arden. John adalah orang kaya lalu jatuh miskin karena bangkrut. Shakespeare pergi ke sekolah umum dan belajar bahasa Latin, yang merupakan bahasa kaum terpelajar Inggris bahkan dokumen penting pun ditulis menggunakan Latin.

      Shakespeare juga mempelajari karya-karya para penulis dan filosofer dari Yunani Kuno dan Romawi. Lebih dari 100 tahun berlalu sejak Johannes Gutenberg memperkenalkan percetakan ke Eropa pada tahun 1452. Shakespeare membeli banyak buku sehingga menjadi akrab dengan kisah-kisah dari berbagai tempat seperti Italia, Perancis, Asia Minor, dan Afrika Utara. 

Wednesday, March 23, 2011

Emile Zola/ Biografi

Emile Zola
Emile Zola

      Émile Zola (1840-1902), penulis Prancis banyak karya berpengaruh di sekolah naturalisme sastra termasuk seri dua puluh novel yang ditulis antara 1871 dan 1893 yang mengikuti keluarga Rougon Macquart dimulai dengan The Fortune dari Rougons (1871).

      Émile Zola lahir di Paris, Perancis pada tanggal 2, April 1840 bin François Zola, seorang insinyur dan istrinya Emilie Aubert. Ia dibesarkan di Aix-en-Provence, sekarang bernama College Mignet, maka Lycée Saint Louis di Paris.

      Di bawah selat keras dari kemiskinan setelah ayahnya meninggal Zola bekerja berbagai pekerjaan administrasi.

      Dia kemudian pindah menulis kolom sastra untuk surat kabar de Cartier Villemessant's. Sebuah tanda hal-hal yang akan datang ia keras dan blak-blakan dalam kritiknya terhadap Napoleon ".. pekerjaan saya menjadi gambar seorang berangkat pemerintahan, masa aneh kegilaan manusia dan malu."

William Butler Yeats/ Biografi

William Butler Yeats      
William B. Yeats
      William Butler Yeats (1865-1939) lahir di Dublin. Ayahnya adalah seorang pengacara dan seorang pelukis potret terkenal. Yeats dididik di London dan di Dublin, tetapi ia menghabiskan musim panas di barat Irlandia di rumah musim panas keluarga di Connaught. 

    Karya pertamanya muncul di tahun 1887, namun dalam periode sebelumnya produksi dramatis melebihi puisinya baik dalam jumlah besar dan impor. 

      Bersama dengan Lady Gregory ia mendirikan Teater Irlandia, yang menjadi Teater Abbey, dan menjabat sebagai kepala dramawan sampai gerakan ini diikuti oleh John Synge. 

      Memainkannya mencerminkan ketertarikannya dengan mistik dan spiritualisme. The Countess Cathleen (1892), The Land of Heart's Desire (1894), Cathleen ni Houlihan (1902), The King's Threshold (1904), dan Deirdre (1907) adalah di antara yang paling dikenal.

Bernard Shaw/ Biografi

Bernard Shaw
      George Bernard Shaw lahir pada 26 Juli 1856 di Dublin, sebagai anak dari George Carr Shaw, yang dalam perdagangan gandum grosir, dan Lucinda Elisabeth Shaw, putri seorang pemilik tanah miskin. masa kanak-kanak Shaw merasa terganggu. Ayahnya adalah seorang pemabuk. 

      Shaw pergi ke Wesleyan Connexional Sekolah, kemudian pindah ke sebuah sekolah swasta dekat Dalkey, dan kemudian ke Dublin's Central Model Sekolah, mengakhiri pendidikan formal di Dublin Inggris Ilmiah dan Umum Hari Sekolah. Pada usia 15 ia mulai bekerja sebagai pegawai junior. Pada tahun 1876 ia pergi ke London, bergabung dengan kakaknya dan ibu. Shaw tidak kembali ke Irlandia selama hampir tiga puluh tahun. 

      Shaw memulai karir sastra dengan menulis kritik musik, teater, dan novel, Pada tahun 1884 bergabung dengan Shaw Fabian Society, sebuah kelompok sosialis kelas menengah dan bertugas di komite eksekutif 1885-1911.

Traditional Theater Mamanda

Traditional theater of South Kalimantan "MAMANDA"

      In the area of ​​South Kalimantan, there are the traditional performing arts that can survive because of its ability to adapt to social and cultural development even technological environment.

      Theatre is called Mamanda. Mamanda have a sense of "hello" to people who are respected in the system of kinship or kinship. Mamanda is populist.

     In 1897, came in Banjarmasin, merry-go-Abdul Moeloek of Malacca. Ferris Noble has a major influence on traditional theater in South Kalimantan. Since before the arrival of Abdul Moeloek headed by Cik Encik Ibrahim and his wife Eve, settled in the Land of Banjar couple of months performing. This theater is so popular so quickly in the middle of Banjar society. After adaptation, this theater gave birth to a new theater called "Mamanda".

Agustus Strindberg/ Biografi

Johan Strindberg Agustus (1849-1912) 
August Strindberg
  
      Seorang dramawan, novelis, dan penulis cerita pendek berasal dari Swedia. August Strindberg lahir di Stockholm. Ayahnya, Carl Oscar Strindberg, bangga jejak darah aristokratis, adalah agen pengiriman, tapi sukses bisnisnya relatif sederhana. ibu Strindberg, Ulrika eleanora Norling, memiliki latar belakang proletar. 

      Dia adalah putri seorang penjahit, yang pernah menjadi pembantu rumah tangga dan menjadi majikannya Carl Oscar. Agustus adalah anak ketiga mereka, pasangan itu memiliki sembilan anak lagi. masa kanak-kanak Strindberg miskin dan sengsara - dia malu dan ketegangan keluarga tertekan dia. 

      Ulrika eleanora meninggal ketika ia berumur 13 tahun. Setelah ayahnya menikah lagi, Strindberg datang membenci ibu tirinya. Strindberg menikah tiga kali, Strindberg mewakili manusia ideal abad ke-19 artis sebagai kepribadian yang bebas, tidak dibatasi oleh konvensi. 

Tentang Henrik Ibsen/ Biografi

Henrik Ibsen

HENRIK IBSEN
      
     Henrik Johan Ibsen (lahir di Skien, Norwegia, 20 Maret 1828 – meninggal di Kristiania (Oslo), Norwegia, 23 Mei 1906 pada umur 78 tahun) adalah seorang dramatis Norwegia yang berpengaruh. Ia berperan besar dalam perkembangan drama realistik dan dijuluki sebagai "bapak drama modern". 

      Ada yang mengatakan bahwa Ibsen adalah pengarang drama yang karyanya paling banyak dipentaskan di dunia setelah Shakespeare. Meskipun ia banyak tinggal di pengasingan, di Jerman dan Italia, Ibsen tetap dianggap sebagai pengarang terbesar Norwegia dari sepanjang masa. Ia dianggap sebagai lambang nasional oleh bangsa Norwegia, dan merupakan salah seorang dramatis terpenting dalam sejarah dunia.

      Pada masa hidupnya, drama-dramanya seringkali dianggap skandal, ketika nilai-nilai Victoria dijunjung tinggi dalam kehidupan keluarga dan kepatutan di Eropa. Dia menantang semua itu sehingga ia dianggap tidak bermoral dan membangkitkan kemarahan. 

Perkembangan teater modern di barat/ western theater

Drama Modern
a. Norwegia : Ibsen
      Tokoh paling terkemuka dalam perkembangan drama di Norwegia adalah Henrik Ibsen (1828-1906). Karya Ibsen yang paling terkenal dan banyak dipentaskan di Indonesia adalah “Nova”, saduran dari terjemahan Armyn Pane “Ratna”. Karya-karya Ibsen adalah Love’s Comedy, The Pretenders, Brand dan Peer Gynt (drama puitis), A Doll House, An Emeyn of the people, The Wild Duck, Hedda Gabler, dan Rosmersholm.

b. Swedia : August Strinberg
      Tokoh drama paling terkenal di swedia adalah Strindberg (1849-1912). Karya-karya drama yang bersifat historis dari Strindberg di antaranya adalah Saga of the Folkum dan The Pretenders, Miss Julia dan The Father adalah drama naturalis. Drama penting yang bersifat ekspresionitis adalah A Dream Play, The Dance of Death, dan The Spook Sonata.

Tuesday, March 22, 2011

Ludruk Jawa Timur/ Eastern Art

                                                        ludruk
Ludruk Surabaya
      Ludruk adalah kesenian drama tradisional dari Jawa Timur. Ludruk merupakan suatu drama tradisional yang diperagakan oleh sebuah grup kesenian yang di gelarkan disebuah panggung dengan mengambil cerita tentang kehidupan rakyat sehari-hari, cerita perjuangan dan lain sebagainya yang diselingi dengan lawakan dan diiringi dengan gamelan sebagai musik.

      Dialog/monolog dalam ludruk bersifat menghibur dan membuat penontonnya tertawa, menggunakan bahasa khas Surabaya, meski kadang-kadang ada bintang tamu dari daerah lain seperti Jombang, Malang, Madura, Madiun dengan logat yang berbeda. Bahasa lugas yang digunakan pada ludruk, membuat dia mudah diserap oleh kalangan non intelek (tukang becak, peronda, sopir angkutan umum, etc).

Performance art of Minangkabau/ Eastern Art

Randai/ Performance art of Minangkabau
       Randai is performance art of  Minangkabau. In the beginning was the media to convey stories of the people, and less appropriate if called as a theater Randai Minangkabau tradition, although in its development Randai adopting storytelling or theater or theatrical dialogue. 

       Randai in the history of the Minangkabau have a fairly long history. The legend says that he was played by community Pariangan, Tanah Datar when mesyarakat the deer caught coming out of the sea. 

      Randai in Minangkabau society is an art that was played by several people in terms of groups or teams, which in this randai there is a story that was delivered, such as Mato story, Malin Fever, Anggun Nan Tongga, and other folklore. 

Gong Drama/ Contemporary Drama in Bali

Drama Gong / Drama Bali

       
Performing arts in Bali which is still relatively young is Drama Gong, with a blend elements of modern drama with elements of traditional Balinese performing arts, drama is created Gong. In many respects Drama Gong is a blending of elements of the modern theater (the West) with traditional theater (Bali).

      
Drama Gong name's given to this art because in pementasannya every move the players and the atmosphere of dramatic transition accompanied by the Gamelan Gong (Gong Kebyar). By Anak Agung Gede Raka Payadnya from Abianbase village (Gianyar).

Drama Gong Bali

Drama Gong/ Drama Bali

       Seni pertunjukan di Bali yang masih relatif muda usianya ialah Drama Gong, dengan perpaduan unsur drama modern dengan unsur tradisional Bali maka terciptalah seni pertunjukan drama Gong. Dalam banyak hal Drama Gong merupakan pencampuran dari unsur-unsur teater modern (Barat) dengan teater tradisional (Bali). 

      Nama Drama Gong diberikan kepada kesenian ini oleh karena dalam pementasannya setiap gerak pemain serta peralihan suasana dramatik diiringi oleh gamelan Gong (Gong Kebyar). Oleh Anak Agung Gede Raka Payadnya dari desa Abianbase (Gianyar). 

      Drama Gong diciptakan sekitar tahun 1966 dan menurutnya bahwa Drama Gong yang diciptakan dengan memadukan unsur-unsur drama tari tradisional Bali seperti Sendratari, Arja, Prembon dan Sandiwara dimaksudkan sebagai sebuah prembon (seni campuran) modern.

       Unsur-unsur teater modern yang dikawinkan dalam Drama Gong antara lain :
  1. tata dekorasi
  2. penggunaan sound efect
  3. akting
  4. tata busana
  5. Karena dominasi dan pengaruh kesenian klasik atau tradisional Bali masih begitu kuat, maka semula Drama Gong disebut "drama klasik".

      Adalah I Gusti Bagus Nyoman Panji yang kemudian memberikan nama baru (Drama Gong) kepada kesenian ini berdasarkan dua unsur baku (drama dan gamelan gong) dari kesenian ini. Patut dicatat bahwa sebelum munculnya Drama Gong di Bali telah ada Drama Janger, sebuah kesenian drama yang menjadi bagian dari pertunjukan tari Janger. Dalam banyak hal, drama Janger sangat mirip dengan Sandiwara atau Stambul yang ada dan populer sekitar tahun 1950.

Between Western and Eastern Theater

Between Western and Eastern theaters 
Romeo and Juliet


      Performing arts, especially drama and theater is an art that comes from the community environment that is different from one environment to another environment. Trentu course, every place has a different character with the area and other places, let alone different countries. She has her own cultural roots, the original and unique culture. 

      Performing arts since antiquity occupies part of the cultural development of nations and communities Suatau. So the first model to show that we see today from the community and specific groups. 

Voice Excercises

To train of voice

      Sound as a tool body to convey the feelings and thoughts should always be in a state of 'alert', which sounds should be part of the actor / player. Thus it is necessary for continuous training and discipline to achieve the expected target. 

      Mastery requires a balanced sound all aspects Driya / senses, sense / soul and mind. Because the sound will be a 'vehicle' that delivers the audience understand what the players on the stage. 

Diaphragm Breathing 
     The muscles will grow and tighten when we inhale a breath, this is only part of the tense. Then the muscles of the back side too, and then deflated while also expanding exhaled breath back. 

      The position of the diaphragm is between the chest cavity and abdominal cavity. Breathing through the diaphragm is what is felt most menguntukan in vocal exercise, because it does not cause strain on the equipment pernapasandan sound equipment and also has enough power for the formation of the volume. Another advantage is obtained when itâ hold your breath the diaphragm muscles are tense, muscular tension is precisely to protect the weak parts of our body ie heartburn. 

      Breathing is very good in an effort to collect "power in" the process of vibration, due to diaphragmatic breathing will be easier to control and regulate the use of breathing. 

      Practicing breathing a lot of variety and how. Breathing exercises can be done in various ways, from the branches of martial arts such as martial arts, karate, or even swim. But there are some important notes that must be done for the purpose of breathing in acting (acting), namely: 

Exercise 1: 
- Lying flat on the floor and breathe in that position, feel your body relax completely. 

Monday, March 21, 2011

Technic to play

First technic how to entrance to the teks or plays.
these technic is for actors and director.

1. Collecting basic measures that must be done by his role in the play.

2. Collect character traits of the role, then try associated with the principal measures that had to do, then reviewed, which one should be highlighted as reasons for those actions.

3. Search for in the script, the part where the properties of cast that should be highlighted.

4. Search for in the script, the sayings that only have meaning implied to be a clearer pressure, until its meaning is more sticking out.

5. Creating the face of water movements, attitudes, and steps that can express the character mentioned above.

Memimpin Latihan dan beberapa teori latihan

Memimpin Latihan

      Periode latihan dapat dibagi menjadi empat periode besar, yaitu:
  1. Latihan pembacaan teks drama
  2. Latihan blocking (pengelompokkan)
  3. Latihan action atau latihan kerja teater.
  4. Pengulangan dan pelancaran terhadap semua yang telah dilatih
    Latihan untuk aktor ini, berhubungan dengan pembinaan akting, blocking, crossing pemain, penyesuaian dengan teknis pentas, pemyesuaian dengan teknis pentas, dengan musik, sound system. Pembinaan aktor juga menyangkut teknik muncul, teknik menekankan isi. Teknik progresi dan teknik membina puncak.

Menjadi Sutradara Profesional

Penyutradaraan
      Dalam sebuah pementasan drama, perfilman atau lain halnya yang berhubungan dengan suatu pementasan pasti ada yang namanya sutradara. Sutradara mempunyai tugas mengkoordinasikan segala anasir pementasan, sejak latihan dimulai sampai dengan pementasan selesai. Sutradara mempunyai tugas sentral yang berat dalam sebuah pementasan tidak hanya akting para pemain yang diurusnya, tetapi juga kebutuhan yang berhubungan dengan artistik dan teknis. 
      Musik yang bagaimana yang dibutuhkan, pentas seperti apa yang harus diatur, penyinaran, tata rias, kostum, dan sebagainya, semuanya diatur atas persetujuan sutradara. Oleh karena itu sutradara harus menguasai semuanya.

Penyutradaraan

      Penyutradaraan berhubungan dengan kerja sejak perencanaan pementasan, sampai pementasan berakhir. Dalam drama tradisional dan wayang sutradara “dalang”. Tugas sutradara drama modern melatih, mengkoordinasikan aktor/aktris, juga memimpin urusan unsur pentas seperti penata lampu, penata pentas, penata musik, penata rias, penata pakaian, dekorator, dan petugas lainnya.

Richard Boleslavsky

Richard Boleslavsky

      Richard Boleslavsky tokoh yang dikenal sebagai murid Stanislavsky mengembangkan teori Stanislavsky. Buku karangannya sangat terkenal dengan judul Enam Pelajaran Pertama Bagi Calon Aktor yaitu;

1. Pelajaran Pertama : Konsentrasi
      Konsentrasi bertujuan agar aktor dapat mengubah diri menjadi orang lain, yaitu peran yang dibawakan. Untuk mampu berkonsentrasi, aktor harus berlatih memusatkan perhatian, mulai dari lingkaran yang besar, menyempit, kemudian membesar lagi. Kendatipun latihan dilakukan di tempat yang ramai oleh suara hiruk pikuk orang jika konsentrasi kuat lakon akan tetap berjalan. Latihan konsentrasi ini juga dapat dilaksanakan melalui latihan fisik (seperti yoga), latihan intelek atau kebudayaan (misalnya menghayati musik, puisi, seni lukis), dan latihan sukma (melatih kepekaan sukma menanggapi segala macam situasi).

Tata Rias Teater

Tata Rias

Sejarah Tata Rias

      Rias wajah bukan merupakan hal yang baru untuk dikenal atau dipergunakan. Sejak ribuan tahun yang lalu rias wajah sudah dikenal dan ditrapkan oleh kaum wanita khususnya, dimana setiap negara dan bangsa mempunyai ciri-ciri dan tanda-tanda ataupun standard tertentu akan arti ”cantik”. Warna-warni untuk rias wajah yang dikenal sejak zaman dulu adalah warna putih, merah dan hitam, yang diambil dari daun-daunan, kulit pohon yang ditumbuk, atau batu-batuan berwarna yang dihaluskan dan dikenakan pada wajah. 

      Nenek moyang kita mengenal cengkeh yang dibakar untuk menghitamkan alis, bubuk beras dan telur untuk bedak. Semua digunakan untuk mempercantik diri diambil dari alam sekelilingnya.

Tuesday, March 15, 2011

Menata Panggung

MENATA PANGGUNG TEATER

      Panggung adalah tempat pertemuan antara ide, gagasan, teknik, bakat, dan semangat. Ia salah satu pilar sebuah makna dari teater. panggung sebagai media 5 dimensi, dimensi visual, verbal, ruang, gagasan, dan dimensi imaji.  Dengan kelima dimensi yang berupaya menghadirkan kenyataan diatas panggung, dan dengan Artistik panggung berupa setting atau dekorasi digunakan untuk menghidupkan suasana dan peristiwa bagi proses dramatik pada sebuah lakon. 

      Artistik panggung yang tepat adalah ketika set keseluruhan panggung dapat menciptakan ruangan dan atmosfir yang sesuai dengan ide atau konsep garapan pementasannya. Oleh karena itu, seorang penata panggung harus mengetahui detil konsep yang diinginkan sutradaranya hingga apa yang ada dalam bayangan sutradara secara bentuk dapat divisualisasikan dan menjadi daya stimulus pula bagi pemain untuk memperkuat perannya. 

       Artistik panggung memperhitungkan juga bagaimana jarak pandang penonton sebagai penikmat agar keseluruhan pengadeganan dapat dilihat secara utuh, maka pertimbangan beberapa hal tentang komposisi panggung harus diperhitungkan terlebih dahulu oleh seorang penata panggung, yaitu mengenai :

• Perspektip ruang, Penentuan komposisi perspektip ruang berguna untuk memberikan kesan meruang bagi sudut pandang tempat. Ini menjadi penting agar penempatan setting dapat diposisikan dengan tepat.

• Warna dan garis/gradasi, pemilihan warna yang mencolok dan garis/gradasi yang tegas menjadi kecendrungan dalam pentas agar penonton dapat melihat dengan jelas.

• Volume dan aksentuasi. Pertimbangan volume dimaksudkan disini agar hadirnya benda-benda artistik seimbang dengan besar kecilnya ukuran panggung demi menghindari kesan sumpek dan mubadzir. 

Maka pemilihan benda dapat dipilah sesuai fungsi dan kebutuhan panggungnya. Dan melalui aksentuasi, penampilan sebuah suasana ruang dapat dimunculkan dengan memberi tekanan pada satu sisi yang dibuat lebih menonjol untuk memfokuskan kesan atau nuansa apa yang ingin di hadirkan.

Entetainment of Theater

ENTERTAINMENT OF THEATER
Evil in danger (teater K2)

      Theatre is producing the events between humans, whether that happened or who maked, and the presentation was intended to entertain. At least this is what is meant, if we then talk about the theater, whether old or new. 

      To further enrich, can we add events between humans and gods. nevertheless, because we will only ensure that the smallest only, then these events can we leave behind. if we will talk about the theater as an entertainment depictions of implementation remain to be preserved. 

      Since the first has become an end in the theater and every other art form to entertain humans. The aim had been to give dignity to the typical theater, the theater did not have to give another card except for pleasure, which is absolutely necessary. 

Teater dalam hidupnya

TEATER DALAM HIDUPNYA
      
       Dalam sejarah pertunjukan, teater tradisional Indonesia memiliki tradisi yang kuat dalam banyak hal. Ia (teater tradisional) memiliki kesadaran terhadap segala aspek dalam masyarakat karena ia memang tumbuh dari lingkungannya. Dari sebuah kebutuhan dan kesadaran kosmos (alam/ semesta). Proses merupakan inti darinya.

       Percaya pada proses dan terus berproses. Setiap hari lahir karya, sehingga segalanya akan terus menjadi baru dan aktual, karena secara spiritual ada usaha untuk melakukan adaptasi, aktualisasi, dan interpretasi.

       Dalam hidupnya ia tidak mengenal argumentasi, sebab teater tradisional tidak melakukan diskusi, mereka melakukan meditasi, bicara tanpa kata-kata. Karena teater selalu berkaitan dengan 3 hal, yaitu tempat, waktu, dan suasana maka peristiwa yang terjadi merupakan peristiwa yang terus menerus memberikan apresiasi dari yang dapat dicerap. Ia merupakan peristiwa spiritual. Peristiwa kejiwaan.

      Yang dimiliki para pelaku dan penonton. Peristiwa tersebut menjadi sebuah pengalaman spiritual penonton. Sebuah upacara mencari jatidiri manusia.

       Mereka tidak sekedar memberikan pertunjukan, Mereka membuat tontonan untuk keseimbangan kosmologis. Teater tradisional adalah sebuah upacara bersama. Sebuah ritual. Sebuah keniscayaan manusiawi.

      Kelompok teater adalah komunitas spiritual. Teater bukan hanya sekedar hubungan kerja, tetapi pengabdian. Sebagai tempat untuk menemukan diri. Ia menjadi tempat belajar penghuninya. Didalamnya pemantapan sikap dan kepribadian dilakukan. Sehingga nanti mampu menyampaikan suara, opini, dan gagasan untuk fenomena social-politik bahkan spiritual.

Latihan-latihan Vokal

Latihan Vokal


      Untuk memulainya, Grotowski membuat beberapa tanda tentang sikap yang disesuaikan dengan kerja seseorang. Ia minta keterangan yang mutlak kepada siapa saja yang hadir dalam ruangan, baik aktor maupun penonton. Ketawa haruslah ditahan pada bagian permulaan latihan nampak seperti permainan sirkus.

      Mereka yang tidak biasa dengan metode tersebut hendaknya menerima impresi ini, tapi secepatnya orang akan memahami apabila ia telah menghadiri beberapa latihan dan melihat hasil yang dicapai. Penonton dalam hal ini adalah mereka yang tidak ambil bagian aktif dalam latihan, dan mereka harus “tidak terlihat dan tidak terdengar” oleh murid-murid.

Stimulasi atas Suara

      Setiap aktor memilih teks dan ia bebas untuk membacanya, menyanyikannya atau bahkan dengan teks itu ia boleh berteriak.

Olah Vokal (5)

Pembentukan Suara

    Napas yang keluar melalui Trachea sesampainya pada larynx akan menggetarkan pita suara, dan karena getaran itu timbulah suara. Namun demikian suara tersebut baru akan terdengar baik bilamana telah beresonansi pada salah satu resonator, baik rongga mulut, rongga hidung atau rongga dada. 

      Misalnya, kalau bentuk rongga mulut bulat maka suara yang diproduksinya akan bulat pula, tetapi kalau rongga mulut ditarik melebar kesamping maka suara yang diproduksi akan terdengar ‘cempreng’. Seorang aktor harus lebih menekankan pemberian karakter pada suaranya. Mengolah texture dan warna suara yang sesuai dengan peran yang dimainkannya.

     Seorang aktor juga harus bisa mengolah beberapa warna vokal sesuai tuntutan skenario, seperti:

- Menaikkan dan menurunkan volume suara.

- Meninggikan dan merendahkan frekwensi nada bicara.

- Mengatur atau mengolah tempo pengucapan.

- Mengatur atau mengolah warna dan texture suara.

Olah Vokal (4)

Pengucapan

      Untuk dapat berartikulasi dengan baik, dibutuhkan kelenturan alat-alat pengucapan. Artikulasi yang baik, akan dapat dicapai dengan menempatkan posisi yang wajar tetapi dengan penggunaan tenaga efektif dan terkontrol.

       Alat-alat tersebut antara lain:

- Bibir

      Sangat berperan dalam membentuk huruf-huruf hiduo dan huruf M-B-P. Latihan dengan membentuk mulut dengan ruang gerak yang maksimal, otot bibir berulang membentuk bunyi U-A-U-I-U-A-O-E. Pada saat menyuarakan huruf u bibir dibentuk mengkerucut tarik semaksimal mungkin kedepan. Pada bentuk O, bibir membuat bulatan dan jangan lupa tarik bibir kearah depan tetap diperhatikan. Pada bunyi A, bibir seolah pada posisi menguap membentuk lonjong maksimal. Pada bentuk bunyi I, bibir seolah ditarik pipi ke samping sehingga mulut nampak pipih. 

       Lakukan latihan ini berulang-ulang mulai dengan tempo membentuk lambing-lambang bunyi, percepatan temponya semakin cepat dan cepat lagi. Lakukan latihan dengan menyuarakan gabungan huruf mati dengan huruf diatas, menjadi MU-BA-PU-MI-BU-PA-MO-BE berulang-ulang dari lambat ke sedang dan cepat. Lakukan dengan diiringi latihan dan pernapasan.

Olah Vokal (3)

Olah Vokal

      Sebagai media ucap dalam berakting, melatih organ suara merupakan hal yang paling pokok. Bagaimana produksi suara kita, dilokalisir dengan baik sesuai dengan kebutuhan peran. Jika aktor tekun melatih perangkat suaranya lewat latihan yang benar dan teratur, dia akan lebih mudah dalam memainkan perannya.

      Kemampuan Vokal bagi seorang aktor adalah syarat utama agar bisa memainkan peran dengan baik. Dengan laku vocal, pemeran dituntut untuk dapat menjadi perwujudan watak-watak yang nyata.

      Vokal sebagai salah satu media pengungkapan ekspresi aktor, merupakan media penyampai informasi melalui dialog. Informasi tentang alur cerita, setting peristiwa, karakter tokoh, emosi, kondisi, usia tokoh dan lainnya. Dan hendaknya tersampaikan secara jelas melalui keterampilan pemeran dalam menyampaikan dialog.


      Pencapaian dalam materi ini adalah menciptakan aktor dengan perangkat vokalnya yang efektif dan elastis sehingga mampu menyesuaikan takaran volume suaranya dengan kondisi apapun. Ia juga mampu menampilkan variasi-variasi suara dengan baik seolah berbicara seperti kebiasaan sehari-hari, tetapi tanpa kehilangan kesan teaterikal.

Olah Vokal (2)

Olah Vokal

      Vokal (Suara) dan Speech (ucapan) amatlah penting di dalam sebuah pementasan sebuah drama, menurut MAURIZE ZOLOTOV merupakan bagian dari isyarat ataupun symbol, menurutnya ada kalimat Emosional untuk menyatakan perasaan dan ada pula kata-kata yang dapat digunakan sebagai senjata mencapai kekuatan.

      Menurut Henning Nelms tentang speech ada lima :
1.Menyalurkan kata-kata drama kepada penonton.
2.Memberi arti-arti khusus pada kata-kata tertentu melalui odulasi suara.
3.Memuat informasi tentang sifat dan perasaaan – pemeranan missal: Tentang umur, kedudukan social, jabatan, kegembiraan, putus asa, kemarahan.
4.Mengendalikan perasaan penonton.
5.Melengkapi variasi.

Tahap Pertama
      Pada tahap pertama pada latihan olah vokal, hisaplah udara sebanyak-banyaknya lalu tahan, kemudian hembuskan sambil mengeluarkan suara. Ini dilakukan berulang-berulang.

Tahap Kedua.
      Hisap udara melalui melalui dada salurkan ke Rongga dada hisap udara melalui perut, lalu tahan salurkan ke rongga Dada, keluarkan melalui mulut. Sebaliknya dapat dilakukan dengan sebaliknya, apabila tahap sudah dapat dilakukan bisa dilakukan dengan memainkan variasi pernapasan.

Tahap ketiga
      Pada tahap ini lakukan latihan dengan menahan napas sambil berjalan, berlari ini dilakukan berulang kali.

Tahap keempat.
      Bernapas di dalam air, dengan menahan beberapa saat lalu di hembuskan dengan melalui teriakan.
Latihan olah vokal melalui latihan speech (ucapan)

1.Diksi
      Ucapan, lafal, menentukan suara yang harus dipergunakan. Diksi, lagu (gaya) berata, memberi kualitas kejelasan suara dari sebuah kata yang diucapkan. Latih aga dapat membedakan dengan jelas membedakan antara huruf-huruf p dengan b, t dengan d, k dengan g.
Cobalah :
1. p—– p—– p——
pp—- pp—- pp—–
ppp– ppp– ppp—-
pppp- pppp- pppp–
ppppp bbbbb ppppp
2. b—– b—– b——
bb—- bb—- bb—–
bbb– bbb– bbb—-
bbbb- bbbb- bbbb–
bbbbb ppppp bbbbb
(tanda garis hubung merupakan ketukan jarak)
Ulang-ulangilah latihan ini. Akan sangat efektif bila dilakukan secara rutin tiap pagi atau sore. Tidak usah lama. Cukup barang sepuluh atau lima belas menit saja.

      Coba pula pada huruf-huruf yang lain dengan cara yang sama, hingga semua dapat jelas terbedakan. Gerakan bibir merupakan sesuatu yang amat penting bagi pengucapan yang jelas. Untuk memperoleh hal itu maka gerazkan bibir sebanyak mungkin. Aktifkan gerakan bibir.

Olah Vokal

SUARA

       Suara sebagai alat tubuh untuk menyampaikan perasaan dan pikiran harus selalu dalam keadaan 'waspada', yang mana suara harus menjadi bagian dari diri aktor/ pemain. Maka dari itu perlu dilakukan latihan yang kontinyu dan disiplin untuk mencapai target yang diharapkan. 

      Penguasaan suara menuntut suatu keseimbangan seluruh aspek driya/ indera, rasa/ jiwa serta akal pikiran. Karena nantinya suara menjadi 'kendaraan' yang menghantarkan penonton memahami maksud pemain diatas panggung.

Pernapasan Diafragma
     Otot-otot akan berkembang dan menegang ketika kita menghisap napas, hanya bagian inilah yang tegang. Kemudian otot-otot samping bagian punggung pun ikut pula mengembang lalu mengempis saat napas dihembuskan kembali.

      Posisi diafragma adalah diantara rongga dada dan rongga perut. Pernapasan melalui diafragma inilah yang dirasakan paling menguntukan dalam berolah vocal, sebab tidak mengakibatkan ketegangan pada peralatan pernapasandan peralatan suara dan juga mempunyai cukup daya untuk pembentukan volume suara. Keuntungan lain yang diperoleh adalah pada saat ita menahan napas otot-otot diafragma tersebut tegang, ketegangan otot ini justru melindungi bagian lemah badan kita yakni ulu hati. 

      Pernapasan ini sangat baik dalam usaha menghimpun “tenaga dalam” yang mengolah vibrasi, karena pernapasan diafragma akan memudahkan kita dalam mengendalikan dan mengatur penggunaan pernapasan.

      Berlatih pernapasan banyak ragam dan caranya. Latihan pernapasan bisa dilakukan dengan berbagai cara, dari cabang-cabang beladiri seperti pencak silat, karate, atau berenang sekalipun. Namun ada beberapa catatan penting yang harus dilakukan untuk tujuan pernapasan dalam pemeranan (acting), yaitu:

Latihan 1 :
- Berbaring rata di lantai dan bernapaslah pada posisi tersebut, rasakan tubuh betul-betul rileks.

- Berbaring dilantai, rasakan daya beratnya, pusatkan pikiran kearah telapak kaki kita, ke ujung-ujung jari, rasakan seluruh pergelangan kaki terlepas.

Monday, March 14, 2011

About Humor

     Humor may have existed since humans know the language, or even older. Humor as a source of joy, perhaps, was fused with human birth.

      If traced their origins, the humor comes from the Latin word meaning old as well fluid. Since 400 BC Greeks thought that the man's mood is determined by four kinds of fluid in the body, namely blood (sanguis), mucus (phlegm), yellow bile (chlorer), black bile (Melancholy).

      Balancing the amount of liquid to determine the mood. Excess one of them will bring a certain atmosphere. Blood determine the atmosphere of joy (sanguine), phlegm and determine the atmosphere of cold (phlegmatic), yellow bile determine the atmosphere of anger (chloreric), and black bile determine the atmosphere of sadness (melancholic).

      Each liquid has its own characteristics in affecting everyone. Lack of blood causes the person is not easily provoked, an excess of yellow bile led to so arrogant, vindictive, ambitious, and cunning (Manser, 1989).

Teater sebagai HIburan

      Teater berarti memproduksi peristiwa-peristiwa antara manusia, baik yang pernah terjadi maupun yang direka, dan penyajiannya itu dimaksudkan untuk menghibur. Setidaknya inilah yang dimaksudkan, jika kita selanjutnya bicara tentang teater, apakah yang lama atau yang baru. 

      Untuk lebih memperkaya, dapat kita tambahkan peristiwa-peristiwa antar manusia dan dewa-dewa. sekalipun demikian, karena kita hanya akan memastikan yang terkecil saja, maka peristiwa-peristiwa tersebut dapat kita tinggalkan. seandainya akan kita bicarakan maka penggambaran pelaksanaannya teater sebagai hiburan tetap harus dipertahankan. 

      Sejak dahulu telah jadi tujuan teater dan tiap bentuk kesenian lainnya untuk menghibur manusia. Tujuan itu telah memberikan kepada teater wibawanya yang khas, teater tak perlu memberikan kartu nama lain kecuali kesenangan, yang merupakan syarat mutlak. 

Teater Tradisional (Mamanda)

TEATER TRADISIONAL KALSEL “MAMANDA”

      Di daerah Kalimantan Selatan, terdapat seni pertunjukan tradisional yang bisa bertahan karena kemampuannya mengadaptasi perkembangan sosial dan budaya bahkan juga teknologi lingkungannya. 

      Teater ini disebut Mamanda. Mamanda mempunyai pengertian “sapaan” kepada orang yang dihormati dalam sistem kekerabatan atau kekeluargaan. Mamanda bersifat kerakyatan. 

     Pada tahun 1897, datanglah di Banjarmasin, Komidi Abdoel Moeloek dari Malaka. Komidi Bangsawan ini memiliki pengaruh besar terhadap teater tradisional di Kalimantan Selatan. Karena sebelum kedatangan Abdoel Moeloek yang dipimpin oleh Encik Ibrahim dan isterinya Cik Hawa, menetap di Tanah Banjar beberapa bulan mengadakan pertunjukan. Teater ini begitu cepat populer di tengah masyarakat Banjar. Setelah beradaptasi, teater ini melahirkan sebuah teater baru bernama “ Mamanda“. 

      Cerita Mamanda memiliki cerita yang menarik, sebagaimana umumnya teater tradisional yang telah memiliki tokoh yang pasti dan harus ada dalam pertunjukannya yang kemudian ditambah tokoh-tokoh lainnya sesuai perkembangan cerita. 

      Pada mulanya pertunjukannya selama semalam suntuk, namun karena mulai banyak "keluhan" maka pertunjukan berdurasi 3 sampai 5 jam saja. 

      Mamanda juga memiliki fleksibilitas dalam proses pertunjukannya, ia bisa menggunakan naskah secara utuh sebagaimana teater modern tapi juga bisa hanya menggunakan plot/ alur cerita saja yang kemudian dikembangkan oleh para pemainnya dengan bakat improvisasi masing-masing. 

      Tokoh-tokoh mamanda yang baku itu adalah Raja, Mangkubumi, Wazir, Perdana Menteri,Panglima Perang, Harapan Pertama, Harapan kedua, Khadam, Permaisuri, Anak Raja ( bisa putri atau Pangeran ). Tokoh-tokoh lain sesuai cerita misalnya Raja dari Negeri lain, Anak Muda, Perampok,Jin, Belanda, atau nama dari daerah lain ( Jawa, Cina, Batak, Madura atau lainnya ). 

Mikro Teater

      Dunia seni pertunjukan, khususnya teater adalah dunia yang menghantarkan jiwa dan kehidupan batiniah seorang aktor menjadi lebih kaya, kaya dengan paradigma, kaya dengan sikap dan kaya dengan pengalaman kejiwaan. Karena dengan begitu ia akan lebih arif dan bijak menghadapi segala diluar dirinya dan bahkan dirinya sendiri.

      Mikro teater adalah diri, jiwa, batin. Ia lah sebenarnya mula dan akhir dari sebuah perjalanan proses berkesenian. Karena jiwanya adalah alat untuk mengukur sampai dimana kemampuan mengolah akal dan hatinya.

      Menjadi seorang aktor, pekerja seni terutama teater merupakan sebuah kontrak yang tidak mengikat secara formal akan tetapi secara moral. Menjadi seorang pekerja seni memang tidak bisa dijadikan sebuah harapan besar apalagi untuk dapat hidup didalamnya, karena seni di Indonesia tidak dapat menghidupi kehidupan kita.

      Dalam istilah Arifin C. Noer adalah KECIL.

      Kecil atau mikro adalah kita. kita yang berbuat, kita yang merasa dan kita pula yang berkuasa.

Teater Tradisional (Wayang Orang)

Semar
Macam-macam Teater tradisional, ialah:
   
   Wayang Orang, dilihat dari sudut pandang terminologi ada beberapa mengenai asal kata Wayang. Pendapat pertama mengatakan bahwa kata wayang berasal dari kata wayangan atau bayangan atau sumber ilham, yang maksudnya ialah ide untuk menggambar wujud tokoh. Sedangkan pada pendapat kedua mengatakan kata wayang berasal dari Wad dan Hyang, artinya leluhur.

       Dalam kamus Bahasa Indonesia, Wayang berarti sesuatu yang dimainkan ki Dalang berupa gambar pahatan dari kulit binatang, melambangkan watak-watak manusia.

       Dalam kamus bahasa sunda, disebutkan bahwa wayang adalah boneka berbentuk manusia yang dibuat dari kulit atau kayu dan lebih ditegaskan lagi pengertian wayang sama dengan sandiwara boneka.

Pembinaan Pemeranan

POLA PEMBINAAN DASAR SEORANG PEMERAN

Teater menggunakan manusia sebagai alat pernyataan dirinya. Karena menggunakan manusia maka pembinaannya tidak lepas dari pembinaan pemeran itu sendiri. Yang tentu saja manusia. Sebagai manusia pemeran tentu saja akan menyangkut masalah psikologis, sosial, ekonomis, dan sosial budaya, dsb.

Ada tiga tingkat yang dapat dilakukan dalam pembinaan seorang pemeran:

1.Mempersiapkan sarana jasmani dan rohani sebagai titik tolak modalnya;
 
  a.Fisik/ jasmani,
     Penguasaan pada kelenturan, ketegangan tubuh, dan kekendoran ototnya (senam, pencak silat, tari, yoga, dll)
     Penguasaan pada jaringan otot kepala, tangan, kaki, dsb (penekanan terhadap anggota badan dengan berbagai macam cara berjalan atau gerakan anggota tubuh)
     Penguasaan pernapasan, artikulasi, tinggi rendah, warna vocal, dan kualitas suara (latihan pernapasan, bernyanyi, membaca lisan, dan latihan vocal lain)
     Penguasaan panca indera (permainan yang melatih kepekaan salah satu panca indera)

Sejarah Humor

      Humor mungkin sudah ada sejak manusia mengenal bahasa, atau bahkan lebih tua. Humor sebagai salah satu sumber rasa gembira, mungkin, sudah menyatu dengan kelahiran manusia. 

      Jika dilacak asal usulnya, humor berasal dari kata latin umor yang berarti cairan. Sejak 400 SM orang yunani beranggapan bahwa suasana hati manusia ditentukan oleh empat macam cairan di dalam tubuh, yaitu darah (sanguis), lendir (phlegm), empedu kuning (chlorer), empedu hitam (melancholy). 

      Perimbangan jumlah cairan tersebut menentukan suasana hati. Kelebihan salah satu diantaranya akan membawa suasana tertentu. Darah menentukan suasana gembira (sanguine) lendir menentukan suasana tentang dan dingin (phlegmatic), empedu kuning menentukan suasana marah (chloreric), dan empedu hitam menentukan suasana sedih (melancholic). 

      Tiap cairan tersebut mempunyai karakteristik tersendiri dalam mempengaruhi setiap orang. Kekurangan darah menyebabkan orang tidak pemarah, kelebihan empedu kuning menyebabkan jadi angkuh, pendendam, ambisius, dan licik (Manser, 1989).

      Teori pertama ini merupakan upaya untuk menjelaskan tentang sesuatu yang disebut humor. Namun demikian, ajaran yang disusun oleh plato ini tampaknya sudah tidak ada hubungannya dengan pengertian umum di zaman sekarang. Dalam perkembangan selanjutnya selama berabad-abad lahirlah segala macam teori yang berupaya mendefinisikan humor, yang mengacu pada artina humor seperti yang sekarang lazim dimaksudkan, yang ada hubungannya dengan segala sesuatu yang menbuat orang menjadi tertawa gembira. 

      Perkembangan  humor di inggris sudah terlembaga sejak abad ke-16 (calley, 1997). pada masa tersebut, terdapat penulis dan pemain teater humor yang sering disebut pemain komedi. Komedian yang terkenal yaitu Ben Jhonson, yang satu karyanya berjudul man out of his humor. Karya tersebut memperlihatkan dua bentuk humor yang berbeda dalam kehidupan, yaitu humor dalam kata-kata dan humor dalam tingkah laku. Abad ke-17 merupakan zaman yang sangat pesat bagi perkembangan humor di inggris, terutama dalam hal teater komedi dan naskah humor. Teater komedi akhirnya menjadi tradisi masa selanjutnya.

      Pertengahan abad ke-18, teater humor bermetamorfosa menjadi satire. Sampai akhir abad ke-18, bentuk teater tersebut menjadi mode di seluruh daratan Eropa. Abad ke-19 humor di Eropa menentukan bentuk baru dalam bentuk komik. Abad itu ditandai dengan munculnya berbagai macam komik humor dari Jerman, yang kemudian menjadi kegemaran seluruh daratan Eropa bahkan sampai ke daratan Amerika dan Asia.